Haji » Ibadah Haji:
Kuota Haji Indonesia Bertambah 10 ribu jamaah
MediaHaji.Com, Jakarta - DItengah berbagai kecemasan tentang pelunasan nomer porsi, beberapa jamaah, mendapatkan kabar menggembirakan. Pemerintah Arab Saudi mengabulkan permintaan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) untuk menambah kuota haji tahun 2010 ini sebanyak 10 ribu orang.
Menteri Agama Suryadharma Ali menyambut gembira penambahan kuota haji tersebut meskipun penambahannya tidak sebanyak yang diminta Indonesia. Kemenag sebelumnya mengajukan kuota haji 2010 ini sebanyak 235 ribu orang.
"Alhamdulillah kuota haji kita terus bertambah. Pada tahun 2009 kuota haji kita hanya 207 ribu, tahun 2010 menjadi 211 ribu. Beberapa waktu lalu Arab Saudi menambah lagi kuota haji untuk tahun ini 10 ribu," kata Suryadharma saat ditemui wartawan di Kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (19/8/2010).
Dengan penambahan tersebut, kuota haji RI yang sebelumnya 211 ribu orang akan menjadi 221 orang. Sementara tenaga atau petugas haji direncanakan berjumlah 3.500 orang. Maka itu jumlah total calon jamaah Indonesia yang akan berangkat haji sebanyak 224.500 orang.
Mengenai bagaimana distribusi penambahan kuota tersebut, berapa besar untuk
jamaah haji reguler, dan berapa banyak untuk jamaah haji khusus, Kemenag masih akan melakukan pengkajian. Kemenag juga akan berkomunikasi dengan penyelenggara haji seperti Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) dan Asosiasi Muslim Penyelenggara Ibadah Haji (AMPUH).
"Mungkin saja komposisinya 50:50 antara jamaah haji reguler dengan jamaah haji khusus. Atau bisa saja 60:40, 60 haji khusus, 40 haji reguler. Tapi kami belum memutuskan. Mungkin 1-2 hari lagi akan kita umumkan," kata Suryadharma yang saat itu mengenakan batik warna coklat.
Menyikapi permintaan penambahan jamaah haji plus sebanyak 6.500 orang,
Suryadharma menyatakan akan mempertimbangkanya dari segi penyerapan. Ia menilai selama ini penyerapan untuk haji plus belum maksimal. Jatah 17 ribu untuk jamaah khusus saat ini baru diserap 15 ribu orang.
"Apakah kalau ditambah 6 ribu akan terserap? Kita akan panggil untuk memastikan kemampuan serap mereka," kata menteri asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.
Suryadharma juga menegaskan penambahan kuota tersebut harus diimbangi dengan
peningkatan pelayanan haji. "Jangan sampai dengan penambahan kuota ini,
pelayanan haji jadi menurun," demikian tandas Suryadharma.
