Haji » Perjalanan Haji:
Seorang Calhaj Gresik Wafat Jelang Berangkat
MediaHaji, Surabaya - Calon haji (Calhaj) Gresik dari kelompok terbang (kloter) 21, Tihari Sutopo Muntholib (46), meninggal dunia di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) menjelang keberangkatannya ke Tanah Suci.
"Hal itu berarti sudah dua calhaj yang meninggal dunia sebelum berangkat yakni Calhaj NTT dari kloter 04 dan sekarang Calhaj Gresik (Jatim)," kata anggota Humas PPIH Embarkasi Surabaya HNY Shirotol Mustaqim MA, Jumat.
Ia menjelaskan Tihari Sutopo Muntholib masuk AHES bersama kloter 21 pada Selasa (19/10) pukul 14.00 WIB, tapi langsung dilarikan ke poliklinik AHES dan akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Haji (RSH) Sukolilo di samping AHES.
"Saat kloter 21 terbang ke Tanah Suci pada hari Rabu (20/10) pukul 17.15 WIB, suami dari Sri Puji Lestari binti Dulmanan itu rela mengalami tunda keberangkatan karena mengalami gagal ginjal," katanya.
Namun, katanya, calhaj asal Jalan Pahlawan, 14/15, Tlogo Bendung, Gresik itu justru mengalami penurunan kesadaran sampai akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada Jumat (22/10) pukul 05.25 WIB di RS Haji.
"Jenazah secepatnya dibawa oleh keluarga ke rumah duka di Tlogo Bendung, Gresik untuk dimakamkan, sedangkan istrinya masih bisa 'tanazul' (pindah) ke kloter berikutnya," katanya.
Sebelumnya (12/10), Calhaj NTT bernama Aisyah Usman Rajab binti Usman (67) juga meninggal dunia sebelum berangkat ke Tanah Suci untuk menjadi tamu Allah.
Calhaj NTT dari kloter 04 di Embarkasi Surabaya itu tiba di Surabaya dan menginap di Gedung G AHES pada Sabtu (9/10), namun Senin (11/10) malam dibawa ke poliklinik AHES dan juga langsung dirujuk ke RS Haji hingga akhirnya meninggal dunia.[ANT]
